Seni Barat – Massurrealisme – Seni Surealis Modern Dengan Ujung Teknis

Massurisme – Konsep

Kombinasi Surealisme dan Media Massa, Massurrealisme adalah bentuk Seni Barat. Seniman Amerika James Seehafer datang dengan istilah pada tahun 1992. Surealisme adalah seni, berfokus pada apa yang ada di luar realitas. Ini dikembangkan dengan bereksperimen dengan metode dan teknik baru untuk menemukan dan mengalami yang tidak nyata, dan mengidentifikasi relativitasnya dengan realitas. Media Massa terdiri dari teknologi dan Pop Art, dengan alat-alatnya berupa grafik video dan komputer. Pop Art adalah bentuk Seni Teknologi, memanfaatkan alat-alat ini untuk produksi artistik individu. Oleh karena itu, menciptakan karya seni Surealis dengan bantuan teknologi disebut Massurisme. Menurut Seehafer, perbedaan mendasar antara Surealisme dan Massurrealisme adalah bahwa Surealisme berkembang di Eropa pada abad ke-20, sebelum proliferasi Media Massa. Dengan bantuan grafis dan video komputer kontemporer, Massurrealists mendapatkan kontrol penuh atas penggambaran tingkat pencitraan apa pun, yang hanya bisa diimpikan oleh para surealis.

Sejarah

James Seehafer, pendiri kata 'Massurrealisme,' memulai karyanya dengan menggunakan kereta belanja, yang mewakili konsumerisme massa Amerika yang didorong oleh Media Massa. Pada tahun 1995, melalui program kecil, ia menginspirasi beberapa mahasiswa Jerman untuk menyelenggarakan acara Massurrealist. Segera, James memulai situs webnya sendiri dan mulai menerima karya dari artis lain. Teori Cecil Touchon, Marshall Mcluhan, dan Jean Baudrillard telah mempengaruhi Massuralisme. Banyak yang keberatan bahwa mendefinisikan Massurealisme pada dasarnya membatasi kreativitas. Seni bebas dapat mengklasifikasikan dan mengelompokkan semua dalam kehidupan.

The Artists

Selain James Seehafer, Massurrealist terkemuka lainnya adalah F. Michael Morris, Marketta Leino, Ginnie Gardiner, Dominic Ali, Capyln Dor, dan Cecil Touchan. Bentuk seni ini dimulai di New York, menyebar lebih jauh ke Los Angeles dan di luar batas AS ke Meksiko, Rusia, dan Eropa.

The Artworks

Karya Massurrealist yang paling terkenal adalah Kolase Digital Seehafer, 'Shopping Cart' (1990). Dalam karya seni ini, kereta ditempatkan di latar belakang gelap, di salah satu tempat yang paling tidak terduga untuk objek semacam itu, menunjukkan makna alternatif, tersembunyi dalam simbol komersial ini. Karya agung Massurrealist lainnya adalah karya Mixed Media 'Die tote stadt' (2004) karya Melanie Marie Kreuzhof.

Kesimpulan

Massurrealisme, pernikahan antara Surealisme dan Media Massa, seringkali lebih dari kombinasi Surealisme, Pop Art, dan Media Massa. Pada dasarnya, ia harus mengeksplorasi dan mengembangkan interaksi yang timbul dari penjajaran sensibilitas ini. Sebuah karya Massurealist idealnya menunjukkan dialog aktif di antara elemen-elemen yang menentukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *