Evil Eye dalam Kekristenan

[ad_1]

Konsep mata jahat dalam agama begitu luas sehingga semua kelompok agama mengakuinya sebagai sesuatu yang harus dijaga. Namun, keyakinan ini secara alami bervariasi. Mata jahat dalam agama Kristen diyakini sebagai bahaya; salah satu yang perlu dijaga. Itu dianggap sebagai manifestasi nyata dari pertempuran yang berlangsung di dunia spiritual. Ini adalah salah satu senjata yang digunakan oleh Setan dan pasukannya melawan Tuhan dan kekuatan Tuhan serta orang-orang.

Agama Kristen percaya pada keberadaan Setan dan iblis, meskipun mereka tidak dipercayai untuk bermanifestasi dalam bentuk fisik. Mata jahat dalam agama Kristen dianggap sebagai salah satu alat yang digunakan kekuatan negatif untuk membawa bahaya bagi orang Kristen.

Mata jahat dalam agama Kristen dianggap sebagai bahaya tidak hanya terhadap orang percaya tetapi juga datang dari mereka. Agama Kristen memperingatkan orang-orang percaya untuk melindungi diri mereka sendiri agar tidak terpengaruh oleh rasa iri jika mereka sendiri mungkin menjadi sumbernya. Agama Kristen memperingatkan orang percaya untuk tidak menggunakan mata untuk tujuan jahat atau negatif seperti menyimpan pikiran negatif tentang orang lain.

Keyakinan Kristen pada mata jahat ditemukan pada beberapa bagian dalam Firman Suci. Menurut Alkitab, Yesus menyebut mata sebagai pelita tubuh. Alkitab melanjutkan dengan mengatakan bahwa jika "mata seseorang murah hati, seluruh tubuh Anda akan penuh dengan cahaya." Namun, jika mata seseorang jahat, seluruh tubuh seseorang akan dipenuhi dengan kegelapan. Kemudian di bagian yang sama, Alkitab mengatakan bahwa "jika terang di dalam kamu adalah kegelapan, betapa hebatnya kegelapan!"

Ada juga beberapa referensi lain untuk konsep dalam prinsip dan keyakinan Kekristenan. Menurut Firman Suci, Yesus merujuk pada kepercayaan dalam perumpamaan tentang para pekerja di kebun anggur. Ini ditemukan dalam Matius 20:15. Menurut perumpamaan itu, pemilik tanah menggunakan istilah "mata jahat" ketika dia bertanya kepada para pekerja tentang keluhan atau keluhan mereka karena kedermawanan pemilik tanah.

Dalam bagian lain dari Markus, Yesus juga menyebutkan beberapa hal jahat selama perselisihan dengan orang-orang Farisi. Mata jahat disebutkan sebagai salah satu dari hal-hal jahat ini. Menurut bagian itu, efek negatif yang disebabkan oleh mata berasal dari hati seseorang dan mengatasi orang itu sepenuhnya. Beberapa penyebutan mata jahat lainnya ditemukan dalam Alkitab, menunjukkan betapa besar pengaruh kepercayaan mata yang beruntung terhadap agama Kristen terhadap agama.

Hari ini keyakinan sebagian besar dilihat sebagai independen dari agama Kristen itu sendiri tetapi lebih dari sebuah takhayul. Meskipun beberapa takhayul digelapkan oleh agama sebagai sebuah konsep, keyakinan di mata begitu kuat sehingga telah menemukan tempat tersendiri dalam kehidupan banyak orang Kristen. Keyakinan Kristen semata-mata bergantung pada perlindungan dari Tuhan dan lebih berfokus pada mendorong orang untuk mencegah pikiran negatif. Beberapa orang, bagaimanapun, juga bergantung pada pesona pelindung untuk melindungi mereka dari efek mata jahat. Pesona ini sering disebut perhiasan mata jahat tetapi terkadang juga disebut sebagai perhiasan mata dan pesona yang beruntung. Perhiasan mata jahat seperti gelang, kalung, dan gantungan kunci banyak tersedia. Mereka juga membuat hadiah luar biasa. Bagi siapa saja yang percaya dan mengakui dalam kekuatan mata, pesona ini pasti dianggap sebagai must-have.

[ad_2]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *